HOT TOPIC

Sekolah Mantap

Skill Up, Bukan Cuma Score Up! SMA Negeri 3 Purwokerto Gelar Sosialisasi Sekolah Mantap

Kontributor1 | Selasa, 01 September 2026 - 08:14:04 WIB | dibaca: 40 pembaca

PURWOKERTO – Kalau sekolah biasanya identik dengan tugas, ujian, nilai, dan deadline, kali ini ada hal berbeda yang sedang disiapkan SMA Negeri 3 Purwokerto. Bukan sekadar mengejar angka di rapor, para murid juga diajak untuk upgrade skill yang bisa menjadi bekal menghadapi masa depan.
Kepala Sekolah: Skill Tambahan Itu Penting
Punya Skill Lebih = Punya Bekal Lebih
Dari Teori Langsung Gas Praktik!
Sekolah Mantap: Saatnya Upgrade Diri
Upgrade skill.
Upgrade creativity.
Upgrade confidence.
Dari Aula B, Dimulai Langkah Kecil
Skill Up. Create More. Be More.

Senin, 31 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB, Aula B SMA Negeri 3 Purwokerto menjadi tempat berlangsungnya Sosialisasi Sekolah Mantap. Suasananya bukan sekadar duduk, mendengarkan, lalu pulang. Para peserta diajak mengenal lebih jauh program Sekolah Mantap sekaligus langsung praktik membuat sesuatu yang bisa menjadi keterampilan bernilai.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim SMA Mantap SMA Negeri 3 Purwokerto, peserta Sekolah Mantap, serta tim dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Purwokerto.

Pesannya cukup jelas:

Sekolah bukan cuma tempat untuk mendapatkan nilai. Sekolah juga tempat untuk menemukan “kamu jago di mana?”

Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan Bapak Wasono Ardi Saputro, M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 3 Purwokerto.

Beliau menjelaskan lebih lanjut mengenai program Sekolah Mantap, sekaligus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar Purwokerto dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam kepada para murid.

Karena belajar tidak harus selalu dilakukan dengan buku dan papan tulis.

Kadang, belajar justru lebih “nempel” ketika kita melihat, mencoba, praktik, lalu menghasilkan sesuatu.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Rini Fitriyadi, S.Pd., selaku Kepala SKB Purwokerto.

Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya murid memiliki keterampilan tambahan di samping kemampuan akademik.

Di era sekarang, kemampuan seseorang tidak hanya dilihat dari seberapa tinggi nilai yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuan untuk melakukan sesuatu, beradaptasi, berkomunikasi, dan menghasilkan karya.

Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih karena SKB Purwokerto dapat menjadi bagian dari program Sekolah Mantap di SMA Negeri 3 Purwokerto.

Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa pendidikan bisa hadir dalam banyak bentuk.

Belajar bareng, praktik bareng, berkembang bareng.

Setelah sesi sambutan dan sosialisasi, kegiatan tidak berhenti pada teori.

Peserta langsung diajak mengikuti pelatihan pembuatan hantaran yang dipandu oleh tim instruktur pelatihan dari SKB Purwokerto.

Nah, di sinilah suasana belajar menjadi lebih seru.

Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik dalam membuat hantaran.

Mulai dari mengenal proses pembuatannya hingga mencoba mengembangkan kreativitas dalam menyusun sebuah hantaran.

Skill seperti ini mungkin terlihat sederhana.

Tapi kalau dikembangkan dengan serius, keterampilan kreatif bisa menjadi sesuatu yang memiliki nilai dan bahkan berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha.

Dari “cuma belajar” bisa naik level menjadi “bisa bikin”.

Sosialisasi Sekolah Mantap di SMA Negeri 3 Purwokerto menunjukkan bahwa pendidikan tidak selalu harus berjalan dengan pola yang itu-itu saja.

Murid membutuhkan ruang untuk mencoba berbagai hal.

Mencoba skill baru.

Mengenal potensi diri.

Belajar dari pengalaman.

Dan tentunya, berani menghasilkan karya.

Kalau selama ini istilah “upgrade” sering digunakan untuk gadget atau aplikasi, sekarang waktunya manusia juga melakukan upgrade.

Upgrade knowledge.

Karena masa depan tidak hanya membutuhkan orang yang pintar menjawab soal.

Masa depan juga membutuhkan orang yang punya keterampilan, kreatif, mampu beradaptasi, dan berani mencoba.

Senin siang itu mungkin terlihat seperti kegiatan sekolah biasa.

Ada sosialisasi.

Ada sambutan.

Ada pelatihan.

Ada praktik.

Namun, di balik semua itu ada satu hal penting yang sedang dibangun: kepercayaan diri murid untuk memiliki keterampilan di luar kemampuan akademik.

Sebab tidak semua potensi langsung terlihat dari nilai rapor.

Kadang, potensi justru muncul ketika seseorang diberi kesempatan untuk mencoba.

Hari ini belajar membuat hantaran.

Besok mungkin membuat karya lain.

Lusa mungkin sudah berani menerima pesanan.

Dan siapa tahu, beberapa tahun kemudian keterampilan yang dipelajari dari sekolah justru menjadi bagian dari perjalanan masa depan.

Itulah semangat Sekolah Mantap.

Bukan hanya membuat murid semakin tahu.

Tetapi membuat murid semakin bisa.

Karena sekolah yang keren bukan cuma menghasilkan murid yang pintar menjawab “berapa?”, tetapi juga murid yang berani menjawab “aku bisa!”

SMA Negeri 3 Purwokerto — tempat belajar, bertumbuh, berkarya, dan menyiapkan masa depan.

SMAGA HEBAT! SMAGA KEREN! SEKOLAHNYA PARA JUARA!










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)